logo lsws

LiteSpeed Web Server – Mengenal LiteSpeed Web Server

lightspeed web server, web server, mengenal lightspeed web server, apache web server

Saat ini LiteSpeed adalah salah satu Web Server yang populer dan banyak penggunanya. Tercatat, sekitar 3,8 % website memakai Web Server ini. LiteSpeed menjadi Web Server nomor 4 yang paling banyak digunakan.

Apa itu LiteSpeed Web Server?

LiteSpeed Web Server adalah server web yang mempunyai kinerja tinggi yang dikelola oleh teknologi LiteSpeed. Pada tahun 2008 menjadi Web Server paling populer diurutan 16. Saat ini LiteSpeed Web Server menjadi Web Server paling populer dengan urutan nomor 4.

LiteSpeed Web Server dapat membantu Anda untuk membangun infrastruktur situs web yang efektif dan handal.

Fitur-fitur yang Dimiliki LightSpeed Web Server
  1. Apache Drop-in Replacement

LiteSpeed Web Server memakai konfigurasi yang sama dengan Apache Web Server. Sehingga saat Anda beralih dari Apache ke LiteSpeed tidak ada konfigurasi yang perlu ditambah atau dikurangi.

LiteSpeed Web Server sudah didesain untuk dapat menonaktifkan file httpd.conf dan .htaccess. Anda tidak perlu melakukan konfigurasi ulang ketika berpindah ke LiteSpeed.

2. Server APIs

LiteSpeed Web Server mendukung beberapa API server untuk melakukan komunikasi antara web server dengan aplikasi eksternal yang digunakan. Performa yang efisien dapat digunakan untuk aplikasi eksternal seperti PHP, Ruby, dan Python.

3. Control Panel Compatible

LiteSpeed Web Server bekerja baik dengan semua panel kontrol yang digunakan Apache. Dengan menggunakan plugin yang untuk cPanel, Plesk, dan DirectAdmin. Plugin ini memungkinkan Anda untuk mengontrol fungsi web server yang saat ini sudah ada dari panel.

4. Modul Apache

LiteSpeed Web Server kompatibel dengan semua core Apache modul, termasuk mod_rewrite, mod_security, mod_include, dan mod_cache.

Selain fitur-fitur LiteSpeed di atas, masih banyak fitur lain yang ditawarkan oleh LiteSpeed Web Server, seperti Lightweight Virtual Environment (LVE), PHP Selector, Node.js Selector, dan lain sebagainya.

Manfaat LiteSpeed Untuk Website
  1. Mempercepat Performa Website

Adanya beberapa fitur seperti gzip compressionconcurrent connections, arsitektur event-driven yang dikembangkan oleh LiteSpeed membuat web server ini dapat bekerja lebih cepat dibandingkan dengan web server lain seperti Apache.

2. Mengamankan Website

Pada LiteSpeed, IP yang menggunakan terlalu banyak koneksi dan permintaan atau meminta terlalu banyak bandwidth diblokir, menghentikan penyerang sebelum masuk ke dalam sistem server.

Perbedaan LiteSpeed Web Server dengan Apache Web Server
  1. LiteSpeed dapat berjalan 6 kali lebih cepat dibandingkan dengan Apache dan tiga kali lebih cepat dari Apache pada bagian SSL.
  2. Menggunakan LiteMage Cache, LiteSpeed dapat membuat halaman Magneto dapat berjalan sampai dengan 75x lebih cepat.
  3. LiteSpeed dapat meningkatkan performa PHP sebesar 50%
  4. LiteSpeed mengenalkan diri sebagai web server yang dapat membaca file konfigurasi Apache. Sehingga pengguna Apache tidak perlu melakukan konfigurasi ulang jika ingin menggunakan LiteSpeed.
  5. LiteSpeed didesain untuk menangani DDOS seperti yang sudah dibahas di bagian atas. Pada kasus tertentu, diambil dari situs BuycPanel, Apache Web Server dapat berfungsi hampir sama dengan LiteSpeed di dalam menghadapi ancaman di salah satu sisi. 
Alasan Memilih LiteSpeed Web Server

Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus memilih LiteSpeed Web Server dibanding dengan web server lain.

  1. LiteSpeed dibangun diatas arsitektur yang berbeda dengan Apache. Jika Apache Web Server berbasis proses. Artinya memulai proses baru untuk setiap koneksi yang diterima. Maka LiteSpeed bisa lebih efisien, cepat, penggunaan CPU rendah dan tanpa memutakhiran perangkat keras. 
  2. LiteSpeed Web Server dapat melindungi server dengan aturan Mod_security, dengan memanfaatkan kemampuan anti DDOS bawaan, dan bandwidth throttling “pembatasan bandwidth”.
  3. Kompatibel dengan beberapa kontrol panel, seperti cPanel, Plesk, DirectAdmin untuk memudahkan manajemen server.
  4. Memiliki fitur Cache Acceleration, yang diterapkan secara massal untuk semua WordPress didalam server.

Kesimpulan

LiteSpeed menjadi Web Server yang handal dengan keefisiannya mengolah permintaan koneksi dari client ke server website.

Jika Anda sebelumnya menggunakan Apache Web Server dan ingin berpindah menggunakan LiteSpeed Web Server tidak perlu khawatir karena LiteSpeed dapat membaca dan menggunakan file konfigurasi Apache.

Demikian artikel mengenai LiteSpeed Web Server, Anda bisa mencari tahu lebih dalam melalui situs resmi nya di LiteSpeed Web Server. Semoga postingan ini dapat membantu Anda.

Baca juga selengkapnya:

Pentingnya Website Untuk Bisnis Anda